Literasi Di Skena Musik Ekstrim dan Penampilan Para Gerombolan Punk

HELLPRINT OFFICIAL – Spirit Of The Decade. Episode perdana mengusung tema “Literacy On Indonesia Extreme Music Scene” dan menghadirkan narasumber yang secara langsung menuliskan karyanya menjadi suatu literatur musik dari subkultur skena-skena musik yang ada di Indonesia, narasumber-narasumber tersebut diantaranya Kimung (Ujung Berung Rebels), Addy Gembel (Laras Perlaya), Idhar Resmadi (Jurnalisme Musik) dan Romi (ROMI & THE JAHATS).

Yang menjadi menarik pada bahasan “Literacy On Indonesia Extreme Music Scene” ini ternyata masing-masing author mempunyai pendekatan yang berbeda-beda gaya dalam penulisannya, seperti Addy Gembel dalam buku Laras Perlaya lebih menekankan pada bagaimana proses kreatif yang dilakukan Forgotten saat membuat musiknya, lalu Kimung dalam penuliisannya ini lebih mengutamakan pendekatan narasi melalui penggambaran sejarah Ujung Berung yang menjadi basis berkembangnya skena musik metal di Kota Bandung, dengan menceritakan para pelaku musik cadas yang lahir dan besar di skena metal lokal tersebut hingga memilki pengaruh yang besar dalam skena metal nasional bahkan terdengar sampai tempat lahirnya genre musik keras itu sendiri yakni di benua biru. Lain lagi yang dilakukan oleh jurnalis musik asal Kota Bandung yakni Idhar Resmadi, beliau dalam karyanya yang berjudul Jurnalisme Musik ini lebih mengedepankan pendekatan-pendekatan dari perspektif keilmuan jurnalistik pada musik khususnya dinamika musik yang terjadi di Indonesia.

Literasi sebagai sumber sejarah dan juga sebagai instrumen penetrasi pasar untuk berkembang nya musik Indonesia khususnya di skena Underground ternyata mempunyai peran yang amat penting. “Untuk manusia membuat strategi kebudayaan ya melalui sejarah, bagaimana kita bisa bertahan tiga puluh tahun kedepan ya kita harus paham (apa yang terjadi) tiga puluh tahun ke belakang, who controls the past controls the future, maka dari itu yang membuat saya semakin intens menulis sejarah musik lokal agar penetrasi dagang lebih bijak dan lebih kolaboratif” Ujar Kimung yang telah banyak melahirkan karya tulisan menyoali skena subkultur lokal ini.

Pada episode perdana Spirit Of The Decade ini juga kedatangan gerombolan punk yang menjadi line up dan menggetarkan studio HELLPRINT dengan menampilkan aksi-aksi liar nya. Ada HLMN dari Kota hujan Bogor, ada BREH AND THE BANGSAT band punk dari Bandung Kabupaten, juga ada MAWAR BERDURI band punk asal Kota Kembang yang sudah tidak asing kita dengar, dan tentu nya pendekar punk dari Ibu Kota ROMI & THE JAHATS.

News Spirit Of The Decade News